TIMIKA – Dewan Masjid Indonesia (DMI)
bersama Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (IKDMI) Kabupaten Mimika menggelar
pertemuan rutin dalam rangka mematangkan persiapan menyambut bulan suci Ramadan
1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Front One Timika,
Kamis (22/01/2026).
Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua DMI,
Ketua IKDMI, serta jajaran pengurus terkait, termasuk bendahara dari kedua
organisasi. Agenda utama rapat difokuskan pada pembahasan berbagai kebutuhan
dan program penting menjelang datangnya bulan Ramadan.
Ketua IKDMI Kabupaten Mimika
menyampaikan bahwa rapat ini merupakan bagian dari persiapan awal menyambut
Ramadan, salah satunya melalui pelaksanaan Tarhib Ramadan yang
direncanakan akan digelar sebelum memasuki bulan puasa.
“Pertemuan hari ini merupakan rapat
persiapan menyambut bulan Ramadan. Salah satu agenda utama adalah Tarhib
Ramadan, yang akan dilaksanakan sebelum memasuki bulan puasa,” ujarnya.
Dalam kegiatan Tarhib Ramadan
tersebut, DMI dan IKDMI akan mengumpulkan para dai, imam, khatib, serta
pengurus masjid se-Kabupaten Mimika untuk mendapatkan penguatan dan pembekalan.
Hal ini bertujuan agar pelaksanaan ibadah selama Ramadan dapat berjalan dengan
baik, tertib, serta memberikan manfaat yang luas bagi umat.
Selain itu, IKDMI juga akan menurunkan
para khatib dan penceramah yang tergabung dalam ikatan khatib DMI ke sejumlah
masjid di Kabupaten Mimika. Para khatib ini nantinya akan bertugas mengisi
ceramah dan khutbah, termasuk pada pelaksanaan salat Tarawih selama bulan
Ramadan.
“Insya Allah Ramadan diperkirakan
mulai tanggal 18. Untuk teknis penugasan dan hal-hal lain, termasuk penyesuaian
tarif, akan kita kondisikan dan tetapkan sebelum Ramadan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DMI Kabupaten
Mimika menekankan pentingnya kebersamaan serta kerja sama seluruh organisasi
kemasyarakatan Islam dalam menjaga keharmonisan umat di Kabupaten Mimika.
Ia berharap Ramadan dapat dijalani
dengan penuh ketertiban, saling menghormati, dan membawa kedamaian bagi seluruh
masyarakat, tidak hanya umat Islam, tetapi juga seluruh pemeluk agama lain.
“Keumatan di Mimika ini bukan hanya
umat Islam, tetapi juga saudara-saudara Kristen dan yang lainnya. Kita harus
saling menghargai dan menjaga toleransi, agar Ramadan datang dan pergi dengan
membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa
pertemuan ini merupakan program rutin DMI dan IKDMI sebagai badan otonom di
bawah naungan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Mimika. Dengan jumlah sekitar 120
masjid yang berada di bawah DMI, evaluasi serta pemantapan kinerja para
khatib menjadi hal yang sangat penting.
“Bukan untuk mencari kesalahan, tetapi
untuk mengevaluasi dan memperbaiki. Jika ada masukan atau keluhan dari jamaah,
itu menjadi bahan koreksi agar dakwah dan penyampaian firman Allah benar-benar
memberi keberkahan dan bernilai ibadah,” pungkasnya.
Sumber:
torangbisa.com










