Senin, 2 Februari 2026 / 14 Syakban 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:28 04:38 05:54 06:22 12:10 15:29 18:18 19:30
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Syuruq 05:54
Duha 06:22
Zuhur 12:10
Ashar 15:29
Magrib 18:18
Isya 19:30
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Ketua MUI Mimika Sampaikan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban

Mimika, mimikamuslim.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika menyampaikan keutamaan Malam Nisfu Sya’ban yang pada tahun ini diperkirakan jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan bahwa Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu momen spiritual yang dinanti umat Islam setiap tahunnya. Pada tahun 2026, pertengahan bulan Sya’ban 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026, sehingga malam Nisfu Sya’ban dimulai sejak Maghrib pada Senin malam, 2 Februari 2026, hingga menjelang Subuh keesokan harinya.

Penetapan tersebut berdasarkan kalender Hijriah yang umum digunakan oleh lembaga-lembaga keagamaan di Indonesia, serta panduan hisab dan rukyah yang menjadi rujukan umat Islam.

Menurutnya, Malam Nisfu Sya’ban dipandang sebagai kesempatan yang sangat baik untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak ibadah, serta memohon ampunan dan keberkahan kepada Allah SWT.

Banyak umat Islam memaknai malam ini sebagai malam yang penuh arti karena bertepatan dengan pertengahan bulan Sya’ban, yakni tanggal 15 dalam sistem penanggalan Islam, yang secara tradisi memiliki nilai spiritual tinggi bagi kaum Muslimin.

Secara harfiah, Nisfu Sya’ban berarti pertengahan bulan Sya’ban. Dalam tradisi Islam, malam ini dipandang sebagai waktu yang istimewa untuk bermunajat kepada Allah SWT, memperbanyak doa, dzikir, serta memperbaiki niat dan amalan. Umat Islam juga banyak mengisi malam tersebut dengan refleksi rohani sebagai persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Beberapa ulama menyebutkan bahwa Malam Nisfu Sya’ban termasuk dalam malam keberkahan yang dianjurkan untuk dihidupkan dengan berbagai bentuk ibadah. Malam ini tidak hanya menjadi waktu untuk bertaubat, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT dan memperbaiki diri secara menyeluruh.

Amalan utama yang dianjurkan dalam mengisi Malam Nisfu Sya’ban adalah amalan-amalan yang bernilai spiritual tinggi, seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, dzikir, serta melaksanakan salat malam (qiyamul lail) sebagai bentuk ketundukan dan penyerahan diri kepada Allah SWT.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istighfar atau permohonan ampunan sebagai sarana pembersihan hati menjelang bulan Ramadan.

Salah satu tradisi yang sering diamalkan oleh umat Muslim pada Malam Nisfu Sya’ban adalah membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali setelah salat Maghrib. Setiap pembacaan Surah Yasin biasanya diniatkan dengan harapan tertentu, seperti memohon panjang umur, keselamatan dari berbagai marabahaya, rezeki yang halal, serta keteguhan iman hingga wafat dalam keadaan husnul khatimah.

Meskipun tidak terdapat tata cara salat khusus yang ditetapkan secara mutlak dalam sumber-sumber sahih, umat Islam dianjurkan melaksanakan salat-salat sunnah seperti tahajud dan hajat, serta ibadah sunnah lainnya dengan penuh kekhusyukan dan niat yang ikhlas.

Sumber: seputarpapua.com