TIMIKA – Dewan Pengurus Daerah (DPD)
Hidayatullah Kabupaten Mimika sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah
(RAKERDA) I Tahun 2026 pada Rabu (18/02/2026). Bertempat di Ruang
Podcast Yayasan Hidayatullah Timika, agenda ini mengusung tema besar:
“Konsolidasi Jati Diri dan
Transformasi Organisasi Menuju Hidayatullah Mimika Mandiri dan Berpengaruh.”
Kegiatan ini menjadi momentum
strategis dalam memperkuat arah perjuangan organisasi serta merumuskan
langkah-langkah konkret untuk satu tahun ke depan.
Jati Diri Sebagai
Fondasi Transformasi
Anggota Pembina Kampus Utama
Hidayatullah Timika, Ustadz Hasanuddin, dalam arahannya menekankan
pentingnya menjaga nilai dasar perjuangan organisasi di tengah dinamika zaman.
“Struktur formal itu dinamis dan bisa
berubah sesuai kebutuhan zaman, namun jati diri kita tidak boleh berubah,
begitu juga dengan visi dan misi kita. Kampus Hidayatullah hadir sebagai
‘miniatur’ peradaban; ia adalah keran-keran bagi visi dan cita-cita kita. Fokus
kita saat ini adalah bagaimana mentransformasikan organisasi ini agar
benar-benar menjadi berpengaruh bagi umat,” tegasnya.
Sebagai tuan rumah, Ketua Yayasan
Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Timika, Ustadz Akbar Ridloy,
S.Pd.I, menekankan pentingnya pembagian peran yang harmonis.
“Perlu adanya kolaborasi erat antara
Yayasan Kampus Utama dan DPD. Yayasan fokus pada penguatan internal, sementara
DPD bergerak pada ranah eksternal. Sinergi inilah yang akan membawa
Hidayatullah di Mimika terus maju dan berkembang,” ujarnya.
Ketua DPD Hidayatullah Mimika, Ustadz
Indra Rizki, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan bahwa Rakerda ini merupakan amanah
untuk bermusyawarah demi kepentingan umat, bukan sekadar rutinitas
administratif.
“Rapat kerja ini tidak boleh sekadar
formalitas. Kita harus memiliki visi dan misi yang sama, karena Allah mencintai
mereka yang bersatu dalam barisan (shaf) yang kokoh. Kami mengimbau
seluruh pengurus untuk bersungguh-sungguh menyusun program satu tahun ini agar
mendapatkan bimbingan dan pertolongan Allah SWT,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ketua Bidang
Pengkaderan dan Rekrutmen Anggota DPW Hidayatullah Provinsi Papua Tengah, Ust.
Abdul Syakir, S.Pd.I, menyebut Rakerda 2026 sebagai “pancang” atau
arah dakwah Hidayatullah di Kabupaten Mimika. Ia juga mengajak kader meneladani
semangat para perintis (Assabiqunal Awwalun) Hidayatullah di Mimika.
Secara nasional, transformasi
Hidayatullah dari Organisasi Sosial (Orsos) menjadi Organisasi
Kemasyarakatan (Ormas) yang mandiri dan profesional merupakan langkah nyata
dalam membangun visi peradaban Islam.
Poin Strategis
Rakerda I Hidayatullah Mimika
- Konsolidasi Internal: Memperkuat soliditas organisasi
agar siap tampil maksimal di ruang publik.
- Kemandirian & Pengaruh: Menjawab tantangan nasional
untuk menjadi Ormas yang mandiri, profesional, dan memiliki daya pengaruh
luas.
- Aksi Nyata: Memperkuat kehadiran Rumah
Qur’an di SP 1 sebagai cahaya penggerak dakwah di Mimika.
- Sodikul Hukumah: Memposisikan DPD Hidayatullah
Mimika sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan.
Rakerda I ini ditutup dengan harapan agar seluruh pengurus senantiasa
diberikan kesabaran dan keistiqamahan dalam menebarkan dakwah serta menjadi
penggerak kebaikan di seluruh pelosok Kabupaten Mimika.
Dengan semangat konsolidasi dan transformasi, Hidayatullah Mimika
diharapkan semakin berkontribusi nyata bagi umat dan masyarakat secara luas. (sir)













