TIMIKA, PAPUA TENGAH – Menjelang penghujung Ramadan
1447 H, Masjid Baitul Maghfiroh Trans Baru SP3, Timika, menggelar Kajian
Subuh Khidmat yang diisi oleh Ustadz Rahmat Sadeli. Kajian ini
berfokus pada penguatan karakter umat melalui tadabur Surah An-Nisa ayat 114,
dengan penekanan bahwa keberhasilan puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga,
tetapi juga mentransformasikan lisan dan hati dalam amal nyata di masyarakat.
Dalam pemaparannya, ditegaskan bahwa
kriteria “pembicaraan yang mendatangkan kebaikan” dalam Al-Qur’an harus
tercermin dalam profesi dan pengabdian sehari-hari, khususnya di wilayah Timika
yang majemuk.
Implementasi Nyata dalam Profesi dan Pengabdian
Kajian ini mengulas tiga pilar kebaikan dalam Surah An-Nisa ayat 114
yang dikaitkan dengan realitas pekerjaan saat ini:
1. Amil Zakat / Panitia Zakat
Sebagai representasi perintah “menyuruh memberi sedekah”, para amil di
Masjid Baitul Maghfiroh dan lembaga zakat di Mimika bekerja melalui koordinasi
yang tertutup bukan untuk pamer, melainkan demi memastikan hak kaum dhuafa
tersalurkan secara tepat sasaran dan bermartabat menjelang Idul Fitri.
2. Mubaligh dan Da’i
Mewakili seruan “berbuat ma’ruf”, para pendakwah di Papua Tengah
dituntut tidak hanya piawai dalam berdakwah, tetapi juga menjadi teladan dalam
membangun karakter umat serta menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama.
3. Penegak Hukum dan Pemerintah
Sebagai wujud “ishlah” (mendamaikan manusia), aparat keamanan dan
pemerintah memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas, menghadirkan
kebijakan yang adil, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman
masyarakat Mimika.
Dalam kajian tersebut, Ustadz Rahmat
Sadeli juga mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai madrasah
kehidupan, yang tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga
lisan dan hati dari perbuatan sia-sia. Diharapkan, setiap individu mampu
memperbanyak perkataan dan tindakan yang membawa kebaikan sebagaimana nilai
yang terkandung dalam ayat tersebut.
Kajian ditutup dengan doa bersama
untuk keselamatan bangsa dan kedamaian di Tanah Papua. Melalui kegiatan ini,
jamaah diharapkan kembali kepada fitrah dengan lisan yang terjaga serta
kepedulian sosial yang semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Tentang Masjid Baitul Maghfiroh Trans Baru SP3
Masjid Baitul Maghfiroh merupakan pusat kegiatan keagamaan dan sosial di
kawasan Trans Baru SP3, Distrik Kuala Kencana, Timika. Masjid ini aktif
menyelenggarakan pendidikan Al-Qur’an, majelis taklim, serta berbagai
kegiatan sosial dan dakwah di tengah masyarakat.













