Jumat, 13 Maret 2026 / 23 Ramadan 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:33 04:43 05:55 06:22 12:05 15:08 18:09 19:18
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Syuruq 05:55
Duha 06:22
Zuhur 12:05
Ashar 15:08
Magrib 18:09
Isya 19:18
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Ciri-ciri Lailatul Qadar

Oleh: KH. Muh Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
Ketua Umum MUI Kabupaten Mimika

Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa bagi umat Islam karena memiliki keutamaan yang lebih baik dari seribu bulan. Para ulama menjelaskan bahwa terdapat beberapa tanda atau ciri-ciri Lailatul Qadar yang dapat dikenali berdasarkan hadis Rasulullah SAW.

Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa malam tersebut memiliki suasana yang tenang, sejuk, dan penuh kedamaian. Udara terasa nyaman, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin. Langit biasanya tampak cerah tanpa awan tebal, serta tidak disertai angin kencang.

Pada pagi harinya, matahari terbit dengan sinar yang lembut dan tidak menyilaukan, bahkan sering digambarkan berwarna kemerahan dan teduh. Suasana malam itu juga memberikan ketenangan bagi orang-orang yang beriman sehingga mereka merasakan kekhusyukan yang lebih dalam saat beribadah.

Berikut beberapa ciri-ciri malam Lailatul Qadar berdasarkan hadis dan penjelasan para ulama:

1. Waktu Kejadian
Malam Lailatul Qadar seringkali terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.

2. Suasana Malam
Malam terasa tenang, hening, dan sejuk, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Langit tampak cerah dan suasana terasa damai.

3. Kondisi Angin
Angin berhembus dengan lembut dan tidak disertai badai atau angin kencang.

4. Kondisi Pagi Hari
Matahari terbit dengan sinar yang redup dan teduh, tidak menyilaukan, serta tampak kemerahan.

5. Perasaan Orang Beriman
Orang-orang yang beriman merasakan ketenangan hati, kedamaian, serta kenikmatan dalam beribadah pada malam tersebut.

Meskipun terdapat beberapa ciri fisik yang disebutkan dalam hadis dan penjelasan para ulama, hal yang paling utama bagi umat Islam adalah memperbanyak ibadah, dzikir, dan doa pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, karena pada malam-malam itulah peluang besar untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar.