Oleh: KH. Muh
Amin A., S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
(Ketua Umum MUI Mimika)
Muharram adalah bulan pertama dalam
kalender Hijriah dan salah satu dari empat bulan suci (bulan haram) yang
dimuliakan Allah SWT. Bulan ini menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri,
memulai hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, serta memperbanyak amalan
ibadah seperti puasa, sedekah, dan amal saleh lainnya.
Berikut beberapa keutamaan dan amalan
terbaik yang dapat dilakukan untuk menyambut bulan Muharram:
- Puasa Sunnah
Puasa di bulan Muharram merupakan puasa sunnah yang sangat utama setelah puasa Ramadan. Secara khusus, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa pada Hari Asyura (10 Muharram) yang memiliki keutamaan menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu. Selain itu, disunnahkan pula berpuasa pada Hari Tasu'a (9 Muharram) sebagai pembeda dari tradisi kaum terdahulu.
- Memperbanyak Amal Saleh
Bulan Muharram menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah (evaluasi diri), memperbanyak istighfar dan tobat, meningkatkan ilmu agama, memperbanyak sedekah, serta memperbaiki kualitas ibadah dan hubungan dengan sesama.
- Keutamaan sebagai Bulan Allah
Muharram dikenal dengan sebutan Syahrullah (Bulan Allah). Penyebutan ini menunjukkan kemuliaan dan keagungan bulan Muharram di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengisinya dengan berbagai amal kebaikan dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
Semoga datangnya bulan Muharram
menjadi awal hijrah menuju pribadi yang lebih baik, memperkuat keimanan, serta
meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.










