Tapi, sayangnya, gak semua orang sadar akan pentingnya tugas besar ini. Maka dari itu, ayo kita bahas lebih dalam—biar antum makin melek dan paham betapa urgensinya menjalankan amar makruf nahi munkar dalam keseharian!
🌟 Apa Itu Amar Makruf Nahi Munkar?
Secara sederhana, amar makruf itu ngajak orang buat berbuat baik, sedangkan nahi munkar itu mencegah dari keburukan. Ini bukan sekadar anjuran, tapi perintah langsung dari Allah! Sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَـٰئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ"Waltakun minkum ummatun yad'ūna ilal-khairi wa ya'murūna bil-ma'rūfi wa yanhawna 'anil-munkar, wa ulā'ika humul-muf'liḥūn."
Artinya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104)
Jadi, kalau antum ingin jadi orang yang beruntung dunia akhirat, lakukan amar makruf nahi munkar! Jangan sampai cuma diam melihat keburukan di sekitar kita. Kalau gak ada yang mengingatkan, maka tunggulah kehancuran. Na’udzubillah!
🚀 Kenapa Amar Makruf Nahi Munkar Itu Wajib?
Banyak orang salah kaprah, berpikir kalau menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran itu tugas ustaz, kyai, atau orang-orang yang udah jadi ulama. Padahal, tugas ini adalah kewajiban setiap Muslim, baik santri, mahasiswa, pedagang, pekerja, bahkan siapa pun!
Antum tahu gak, Rasulullah ﷺ sudah memberi peringatan tegas dalam hadits:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَأْمُرُنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلَتَنْهَوُنَّ عَنِ الْمُنْكَرِ أَوْ لَيُوشِكَنَّ اللَّهُ أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْهُ ثُمَّ تَدْعُونَهُ فَلَا يُسْتَجَابُ لَكُمْ
"Walladzī nafsī biyadihī lata'murunna bil-ma'rūfi walatanhawunna 'anil-munkari aw layūsikanna Allāhu an yab'atha 'alaikum 'iqāban minhu tsumma tad'ūnahu falā yustajābu lakum."
Artinya: "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, hendaklah kalian benar-benar menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar, atau (jika tidak) Allah akan menimpakan siksa kepada kalian semua." (HR. Tirmidzi No. 2169, Hasan)
💡 Jadi, kalau kita diam saja melihat kemungkaran, bukan cuma orang lain yang kena dampaknya—tapi kita juga bisa kena azab Allah! 😨
🔥 Keuntungan Jika Antum Menjalankan Amar Makruf Nahi Munkar
Antum mungkin bertanya, "Emang kalau kita sering amar makruf nahi munkar, ada keuntungannya?" Wah, jelas ada dong! Nih, aku kasih tau beberapa manfaatnya:
1️⃣ Menjaga Moralitas & Akhlak Umat
➤ Kalau gak ada yang mengingatkan, lambat laun umat ini bisa jauh dari nilai Islam. Maksiat dianggap biasa, korupsi jadi budaya, zina jadi tren. Nah, dengan amar makruf nahi munkar, kita jadi rem agar semua itu gak terjadi!
2️⃣ Mencegah Kerusakan Sosial
➤ Lihat deh, betapa banyak kasus kriminalitas, pelecehan, korupsi, dan kerusakan sosial lainnya. Kalau gak ada yang mengingatkan dan menegakkan nilai Islam, masyarakat bakal makin kacau.
3️⃣ Membawa Keberkahan
➤ Kalau banyak orang yang aktif menyeru kebaikan, insyaAllah, Allah bakal menurunkan keberkahan buat umat. Sebaliknya, kalau keburukan dibiarkan, Allah bisa turunkan bencana sebagai peringatan! 😔
4️⃣ Menjadi Umat yang Terbaik
➤ Allah menegaskan bahwa umat Islam adalah umat terbaik karena kita menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar. (QS. Ali Imran: 110)
💡 Cara Menjalankan Amar Makruf Nahi Munkar di Era Digital
Antum gak perlu jadi ustaz atau ulama untuk menjalankan amar makruf nahi munkar. Bahkan, di era digital ini, banyak cara mudah yang bisa kita lakukan:
📱 1. Manfaatkan Media Sosial untuk Dakwah
➤ Kalau antum aktif di Instagram, Twitter, TikTok, atau YouTube, jangan cuma buat hiburan aja. Coba deh, sesekali posting sesuatu yang bernilai dakwah. Gak harus panjang, cukup kutipan ayat, hadits, atau pesan kebaikan.
🎤 2. Berdakwah dengan Akhlak yang Baik
➤ Jangan sampai kita ngajak orang ke jalan kebaikan, tapi cara kita malah kasar dan bikin orang menjauh. Gunakan hikmah dan kelembutan, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah ﷺ.
👥 3. Berani Tegur, Tapi dengan Cara yang Benar
➤ Kalau ada teman atau saudara yang melakukan sesuatu yang jelas-jelas salah, ingatkan dengan cara yang halus dan bijak. Jangan langsung menghakimi, karena itu justru bikin mereka makin menjauh.
🤲 4. Doakan Kebaikan untuk Orang Lain
➤ Kadang, kita gak bisa langsung menegur. Tapi jangan khawatir, doa itu senjata umat Muslim. Doakan agar Allah membimbing mereka ke jalan yang benar.
🚨 Awas! Bahaya Jika Amar Makruf Nahi Munkar Diabaikan
Sekarang coba antum bayangkan, kalau semua orang sibuk dengan urusan dunia masing-masing dan gak ada yang peduli buat menyeru kepada kebaikan atau mencegah kemungkaran. Apa yang bakal terjadi?
⚠ Maksiat jadi hal biasa!
⚠ Masyarakat kehilangan arah moral!
⚠ Azab Allah bisa datang kapan saja!
Na’udzubillah, jangan sampai kita termasuk golongan yang meremehkan amar makruf nahi munkar. Karena kalau kemungkaran dibiarkan, Allah bisa turunkan azab-Nya kepada seluruh umat, bahkan kepada mereka yang gak ikut berbuat maksiat. 😰
Rasulullah ﷺ bersabda:
وَإِنِّي لَأَرْجُو أَنْ أَلْقَى اللَّهَ وَلَيْسَ أَحَدٌ مِنْكُمْ يُطَالِبُنِي بِمَظْلَمَةٍ فِي دَمٍ وَلَا مَالٍ
"Wa inni la-arju an alqa Allaha wa laysa ahadun minkum yutalibuni bimazlamatin fi damin wala malin."
Artinya: "Jika manusia melihat kemungkaran lalu mereka tidak mengubahnya, maka dikhawatirkan Allah akan menimpakan azab kepada mereka secara menyeluruh." (HR. Abu Dawud No. 4340)
Jadi, tugas kita jelas: Lawan kemungkaran, sebarkan kebaikan, dan jadilah bagian dari perubahan yang lebih baik! 💪🔥
📌 Kesimpulan
Amar makruf nahi munkar adalah tugas setiap Muslim, bukan cuma ulama atau santri di pesantren. Kalau kita ingin hidup dalam keberkahan dan jauh dari azab Allah, kita wajib menyeru kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar sesuai dengan kemampuan kita.
Jangan remehkan tugas ini, karena ini bukan hanya sekadar anjuran, tapi kunci keselamatan dunia akhirat! 🌍
Wallahu a’lam bishawab.
(Raka)