TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika terus
melakukan terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi
masyarakat. Salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama
kolaborasi pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mimika antara Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dengan Badan
Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) serta Kementerian Haji dan Umrah.
Penandatanganan kerja sama tersebut
berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika,
Selasa (27/1/2026).
Kepala DPMPTSP Kabupaten Mimika
menyampaikan bahwa bergabungnya loket BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah di
MPP bertujuan untuk mendekatkan dan mempermudah akses layanan kepada masyarakat
dalam satu tempat terpadu.
Dengan adanya loket Kementerian Haji
dan Umrah di MPP, masyarakat kini dapat mengurus berbagai keperluan terkait
haji dan umrah dengan lebih mudah. Layanan yang tersedia meliputi pendaftaran
haji melalui aplikasi satu haji maupun pendaftaran langsung, pengurusan bio
visa, hingga konsultasi seputar haji dan umrah. Selain itu, pelayanan
keimigrasian seperti paspor juga telah tersedia di MPP, sehingga masyarakat
tidak perlu berpindah lokasi untuk mengurus administrasi yang saling berkaitan.
Saat ini, Mal Pelayanan Publik
Kabupaten Mimika telah memiliki 34 loket pelayanan, yang kehadirannya
dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan publik secara
cepat, efisien, dan terintegrasi.
Sementara itu, BRIDA Kabupaten Mimika
juga resmi bergabung dalam pelayanan di MPP. Kehadiran loket BRIDA di MPP
disebut sebagai yang pertama di Indonesia, mengingat pada umumnya BRIDA
bergabung dengan Bappeda. Di Mimika, langkah ini sejalan dengan visi dan misi
kepala daerah untuk menjadikan Mimika sebagai daerah yang inovatif dan
aplikatif sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui loket BRIDA, masyarakat dapat
mengakses layanan Sistem Informasi Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Mimika
(SIRIDAKAMI) yang telah disiapkan sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Mimika
juga secara konsisten mengikuti Innovation Government Award selama dua tahun
berturut-turut sebagai upaya mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat dan
dapat diterapkan secara luas.
Selain itu, BRIDA juga memberikan
pendampingan kepada mahasiswa, peneliti, serta masyarakat umum dalam
pengembangan riset dan inovasi, termasuk membantu proses pendaftaran karya
melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Dengan dikolaborasikannya berbagai
layanan tersebut di MPP, diharapkan seluruh proses administrasi riset, inovasi,
serta pelayanan keagamaan dan publik dapat diakses masyarakat dengan lebih
mudah dalam satu lokasi terpadu.
Sumber: suaramimika.com










