Minggu, 22 Februari 2026 / 4 Ramadan 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:33 04:43 05:56 06:23 12:09 15:20 18:16 19:25
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Syuruq 05:56
Duha 06:23
Zuhur 12:09
Ashar 15:20
Magrib 18:16
Isya 19:25
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Sahur Golden Time: Memperbanyak Istighfar di Sepertiga Malam Terakhir

Oleh: KH. Muh. Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
(Ketua Umum MUI Mimika)

Waktu sahur bukan sekadar momen untuk makan dan minum sebelum berpuasa. Dalam ajaran Islam, waktu sahur—yang berada pada sepertiga malam terakhir hingga menjelang fajar—merupakan golden time atau waktu istimewa yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan doa.

Memperbanyak istighfar di waktu sahur sangat dianjurkan karena merupakan waktu mustajab untuk memohon ampunan. Pada saat itu, Allah SWT membuka pintu rahmat dan mengabulkan doa hamba-Nya.

Sebagaimana disebutkan dalam QS. Ali Imran: 17:


الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

Ayat tersebut menyebutkan bahwa orang-orang yang beristighfar di waktu sahur termasuk golongan yang dipuji oleh Allah SWT.


Keutamaan dan Anjuran Istighfar di Waktu Sahur

A. Waktu Mustajab

Waktu sahur adalah momen istimewa di mana Allah SWT membuka pintu rahmat dan mengabulkan permohonan ampunan, sesuai sabda Nabi Muhammad SAW tentang turunnya Allah ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir.

B. Ciri Orang Bertakwa

Allah memuji orang-orang yang beristighfar di waktu sahur (mustaghfirin) dalam QS. Ali Imran: 17. Hal ini menunjukkan bahwa istighfar di waktu sahur adalah salah satu ciri orang-orang yang bertakwa.

Istighfar juga membantu membersihkan hati dari dosa dan kelalaian, serta mendatangkan ketenangan jiwa dan kedamaian.

C. Membuka Pintu Rezeki

Rutin beristighfar di waktu sahur diyakini dapat menjadi jalan keluar dari kesusahan dan membuka pintu rezeki yang tidak disangka-sangka.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:


وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: {أكْثِرُوْا مِنَ الْاِسْتِغْفَارِ، فَمَنْ أَكْثَرَ مِنْهُ جَعَلَ الله لَهُ مِنْ كُلِّ غَمٍّ وَهَمٍّ فَرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ}

Nabi SAW bersabda, “Perbanyaklah beristighfar, siapa yang memperbanyaknya maka Allah memberikan kelapangan untuknya dari setiap kesedihan dan kegundahan, dan Allah akan memberikan rezeki untuknya dari arah yang tidak terkira.”

D. Mudah Masuk Surga

Orang yang melazimkan istighfar termasuk golongan yang dijanjikan kemudahan menuju surga.


Cara Mengamalkan

Jangan hanya menggunakan waktu sahur untuk makan dan minum. Manfaatkan sisa waktu untuk berdoa, berdzikir, dan beristighfar, misalnya dengan melafalkan Astaghfirullahal ‘adzim atau bacaan istighfar lainnya secara tulus dan penuh kesadaran.


Sebagai penutup, sahur adalah momen emas yang tidak sepatutnya disia-siakan. Dengan memperbanyak istighfar di waktu sahur, seorang muslim tidak hanya menyiapkan fisiknya untuk berpuasa, tetapi juga membersihkan hatinya untuk menyambut keberkahan Ramadhan.

Semoga Ramadhan 1447 H menjadi momentum memperbanyak istighfar dan meraih ampunan Allah SWT.