PORTSITE, TIMIKA – Memasuki Jumat kedua di bulan suci Ramadhan,
ratusan karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) memadati Masjid Portsite
untuk mengikuti salat Jumat berjemaah pada (27/02/2026). Dalam kesempatan
tersebut, Ust.
Rahmat Sadeli, S.Pd. menyampaikan khutbah bertajuk “Menjadi Hamba
Rabbani, Bukan Sekadar Hamba Ramadhani.”
Khutbah ini menyoroti fenomena “spiritualitas
musiman” yang kerap terjadi, di mana semangat ibadah meningkat
tajam di bulan Ramadhan namun perlahan memudar setelah Idulfitri. Ust. Rahmat
menegaskan bahwa takwa sejati bukanlah “kostum tahunan”, melainkan karakter
yang melekat sepanjang hayat.
“Begitu buruk kaum yang hanya
mengenal Allah di bulan Ramadan saja. Sesungguhnya orang saleh adalah mereka
yang beribadah dan bersungguh-sungguh sepanjang tahun,” tegasnya, mengutip
sebuah ungkapan masyhur (atsar).
Tiga Landasan Istikamah bagi Karyawan
Dalam pesannya, Ust. Rahmat
menyampaikan tiga poin utama sebagai bekal bagi para pekerja tambang dan staf
PTFI agar tetap istiqamah dalam kehidupan spiritual dan profesional.
1. Esensi Istikamah
Mengutip Al-Qur’an Surah Hud
ayat 112, beliau mengingatkan pentingnya tetap berada di jalan yang benar
sesuai perintah Allah, bukan hanya ketika suasana mendukung, tetapi juga di
tengah tantangan dan kesibukan pekerjaan.
2. Kualitas di Atas Kuantitas
Beliau menekankan hadis Nabi
SAW bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang rutin (kontinu)
meskipun sedikit. Prinsip ini dinilai relevan bagi karyawan dengan jadwal kerja
padat di area Portsite.
3. Teladan Rasulullah SAW
Jemaah diajak meneladani
Rasulullah SAW yang tidak pernah mengendurkan ibadah meski setelah Ramadhan
usai. Konsistensi ibadah beliau menunjukkan bahwa Ramadhan adalah fase recharge
untuk sebelas bulan berikutnya.
“Bagi kita di lingkungan
industri ini, Ramadan seharusnya menjadi titik tolak untuk membangun disiplin
diri yang permanen. Jika kita bisa patuh pada waktu berbuka dan sahur, kita
seharusnya bisa membawa kedisiplinan dan integritas itu ke dalam setiap shift
kerja kita sepanjang tahun,” tambahnya.
Salat Jumat berlangsung khidmat
dan tertib. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh insan PTFI untuk
menjaga profesionalisme yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan secara
konsisten, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi sepanjang waktu.













