Timika, Mimika Muslim — Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Kabupaten Mimika mendukung Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mewujudkan daerah
yang Bersih dari Narkoba (Bersinar). Komitmen tersebut diwujudkan melalui
deklarasi Anti Narkoba bersama sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan
Islam pada Sabtu (28/2/2026) di Sekolah At Taqwa, Jalan Pattimura, Timika.
Deklarasi ini turut dihadiri oleh
perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Ikatan
Dai Indonesia (IKADI), Muhammadiyah, LAZ Assalaam, Hidayatullah, serta Badan
Narkotika Nasional Kabupaten Mimika.
Ketua MUI Mimika, KH. Muhammad Amin
AR, S.Ag menyampaikan bahwa deklarasi tersebut merupakan arahan dari MUI Pusat
sekaligus bentuk keprihatinan para ulama atas tingginya angka penyalahgunaan
narkoba di Mimika. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan kunjungan ke Lapas Kelas
II B Mimika sebelum Ramadan, sekitar 70 persen narapidana terjerat kasus
narkoba.
“Dari kunjungan kami sebelum Ramadan
di Lapas Kelas II B Mimika, sekitar 70 persen napi di sana tersandung kasus
narkoba. Ini yang menjadi perhatian ulama. Apakah dakwah para dai tidak sampai.
Maka selain arahan dari pusat (MUI), kami juga prihatin sehingga kita
deklarasikan anti narkoba ini,” jelasnya.
Melalui deklarasi ini, MUI menghimbau
para dai dan khatib untuk secara konsisten menyampaikan bahaya narkoba dan zat
adiktif lainnya dalam setiap khutbah Jumat maupun ceramah Ramadan. Hal ini
dinilai penting untuk melindungi generasi muda dari ancaman yang dapat
menghambat terwujudnya generasi emas Indonesia.
“Kita mau generasi emas, tapi kalau
generasi kita salah menggunakan narkoba ini maka impian tidak bisa tercapai,”
ungkapnya.
MUI bersama pimpinan Ormas Islam
menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba bukan hanya tugas pemerintah dan
aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi kewajiban moral ulama dan tokoh agama
dalam membimbing umat melalui mimbar-mimbar dakwah.
Semoga komitmen bersama ini menjadi
langkah nyata dalam menjaga generasi Mimika dari bahaya narkoba serta
menghadirkan keberkahan dan kedamaian di Tanah Papua Tengah.
Sumber: suaramimika.com













