Minggu, 8 Maret 2026 / 18 Ramadan 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:34 04:44 05:55 06:22 12:07 15:07 18:11 19:20
Imsak 04:34
Subuh 04:44
Syuruq 05:55
Duha 06:22
Zuhur 12:07
Ashar 15:07
Magrib 18:11
Isya 19:20
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Nuzulul Qur’an

Oleh: KH Muh Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
(Ketua Umum MUI Mimika)

Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa bersejarah turunnya Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril. Peristiwa ini menandai awal pengangkatan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah yang membawa wahyu sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Momentum agung ini diperingati oleh umat Islam setiap bulan Ramadhan sebagai sumber petunjuk hidup, inspirasi kebaikan, serta penyejuk hati bagi setiap muslim.

Berikut beberapa poin penting mengenai Nuzulul Qur’an:

1. Waktu Turunnya Wahyu (17 Ramadhan)
Mayoritas umat Islam di Indonesia memperingati Nuzulul Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan, yang diyakini sebagai waktu turunnya wahyu pertama di Gua Hira, yaitu Surah Al-‘Alaq ayat 1–5. Peringatan ini juga sering dikaitkan dengan Perang Badar yang terjadi pada tanggal yang sama, sebagai simbol pemisah antara kebenaran dan kebatilan.

2. Perbedaan antara Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar
Seringkali kedua istilah ini dianggap sama, padahal memiliki makna yang berbeda:

• Nuzulul Qur’an
Merujuk pada turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, sebagai awal penyampaian risalah Islam kepada umat manusia.

• Lailatul Qadar
Merupakan malam turunnya Al-Qur’an secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul ‘Izzah (langit dunia), yang diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

3. Proses Turunnya Al-Qur’an
Para ulama menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam dua tahap. Pertama, diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Kedua, wahyu kemudian diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan umat pada masa itu.

4. Hikmah Nuzulul Qur’an
Peristiwa ini membawa berbagai hikmah besar, di antaranya sebagai pedoman hidup bagi umat manusia, penyempurna ajaran para nabi terdahulu, serta sebagai sarana bagi umat manusia untuk meninggalkan tradisi jahiliyah dan memperbaiki kehidupan menuju kebenaran.

5. Amalan dalam Memperingati Nuzulul Qur’an
Pada momentum Nuzulul Qur’an, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, seperti membaca dan mentadabburi Al-Qur’an, berdzikir, beritikaf, serta memperbanyak sedekah agar memperoleh keberkahan di bulan suci Ramadhan.

Pada hakikatnya, peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Al-Qur’an benar-benar menjadi petunjuk hidup yang membawa rahmat bagi seluruh alam.