Kamis, 12 Maret 2026 / 22 Ramadan 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:33 04:43 05:55 06:22 12:06 15:07 18:10 19:18
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Syuruq 05:55
Duha 06:22
Zuhur 12:06
Ashar 15:07
Magrib 18:10
Isya 19:18
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Empat Kalimat Dzikir yang Sangat Dianjurkan Dibaca di Bulan Ramadan

Oleh: KH. Muh Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
Ketua Umum MUI Kabupaten Mimika

Bulan suci Ramadan merupakan waktu yang penuh keberkahan dan menjadi kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak dzikir, doa, serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Nabi menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak empat amalan penting selama bulan Ramadan.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa terdapat dua amalan yang dapat mendatangkan keridaan Allah SWT dan dua amalan lain yang sangat dibutuhkan oleh setiap hamba. Dua amalan yang dapat meraih keridaan Allah adalah memperbanyak syahadat serta istighfar, sedangkan dua amalan yang sangat dibutuhkan oleh manusia adalah memohon surga kepada Allah dan berlindung kepada-Nya dari siksa neraka.

Empat amalan tersebut kemudian sering dirangkum oleh para ulama dalam bentuk dzikir dan doa yang dibaca oleh kaum Muslimin selama bulan Ramadan, sebagai berikut:

نَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَنَسْتَغْفِرُ اللَّهَ، نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ

Latin: Nashhadu an lā ilāha illā Allāh, wa nastaghfirullāh, nas’aluka riāka wal-jannah, wa na‘ūdzu bika min sakhaika wan-nār.

Artinya: “Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, kami memohon ampun kepada Allah, kami memohon kepada-Mu keridaan-Mu dan surga, serta kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan dari api neraka.”

Dzikir dan doa ini mengandung makna yang sangat dalam, yaitu pengakuan tauhid kepada Allah SWT, permohonan ampunan atas dosa, harapan untuk meraih keridaan dan surga-Nya, serta perlindungan dari murka Allah dan siksa neraka.

Berikut adalah empat kalimat dzikir dan doa yang dianjurkan untuk sering diulang selama bulan Ramadan:

1. Syahadat Tauhid

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Latin: Lā ilāha illā Allāh

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”
Kalimat ini merupakan inti dari tauhid, pengakuan bahwa hanya Allah SWT satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.

2. Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Latin: Astaghfirullāh

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”
Istighfar menjadi sarana bagi seorang hamba untuk memohon pengampunan atas dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.

3. Memohon Ridha Allah dan Surga

نَسْأَلُكَ رِضَاكَ و الجنة

Latin: Nas’aluka riāka wal-jannah

Artinya: “Kami memohon keridaan-Mu dan surga.”
Doa ini merupakan bentuk harapan seorang hamba untuk mendapatkan keridaan Allah SWT serta balasan surga di akhirat kelak.

4. Memohon Perlindungan dari Murka dan Neraka

وَنَعُوذُ بِكَ مِنَ سَخَطِكَ وَالنَّارِ

Latin: Wa na‘ūdzu bika min sakhaika wan-nār

Artinya: “Kami berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan dari siksa neraka.”
Kalimat ini mengajarkan seorang Muslim untuk senantiasa memohon perlindungan dari azab dan murka Allah SWT.

Amalan Tambahan di Sepuluh Malam Terakhir

Selain empat kalimat dzikir tersebut, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa berikut, khususnya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, yang diharapkan bertepatan dengan Lailatul Qadar:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.”

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.”

Dengan memperbanyak dzikir dan doa selama bulan Ramadan, seorang Muslim diharapkan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperoleh keridaan-Nya, serta mendapatkan keberkahan dan ampunan di bulan yang mulia ini.