Mimika Muslim — Semangat emansipasi perempuan dalam
momentum Hari Kartini terasa kuat dalam prosesi pelantikan Majelis
Taklim Ikatan Keluarga Madura (KKM) oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT)
Daerah Kabupaten Mimika, yang berlangsung di Masjid Syaikhona Kholil,
pada Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini
menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran perempuan Madura di bidang
dakwah dan sosial keagamaan di Kabupaten Mimika.
Acara yang dipandu oleh MC Amelia
Elly tersebut menetapkan Hj. Nurhasanah sebagai Ketua Majelis Taklim
KKM. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua II BKMT daerah, Ratna
Taqin, yang mewakili pengurus daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini
perwakilan BKMT daerah, BKMT Distrik Wania, Himpunan Seni Budaya Islam (HISBI),
Permata HIMTAK, penasihat dan Ketua Kerukunan Keluarga Madura, serta anggota
Majelis Taklim KKM.
Pelantikan ini bukan sekadar
seremonial, melainkan langkah strategis untuk melegalkan Majelis Taklim KKM di
bawah naungan BKMT, sekaligus memperkuat sinergi dengan Permata HIMTAK
Kabupaten Mimika.
Dengan status resmi tersebut, program
pembinaan umat, dakwah, serta pemberdayaan perempuan diharapkan dapat berjalan
lebih terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Hj. Nurhasanah
menegaskan bahwa pelantikan yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini
menjadi motivasi besar bagi seluruh pengurus untuk lebih aktif dan progresif
dalam menjalankan peran organisasi.
“Ini bukan hanya amanah, tetapi juga
panggilan untuk membangun perempuan yang kuat secara iman dan berdaya secara
sosial,” ujarnya.
Majelis Taklim KKM diharapkan menjadi
wadah pemersatu warga Madura di perantauan, khususnya di Kabupaten Mimika.
Melalui berbagai program seperti pengajian rutin, peringatan hari besar Islam,
pelatihan keagamaan, hingga kegiatan sosial, organisasi ini diharapkan mampu
mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian antar sesama.
BKMT daerah juga menaruh harapan besar
agar pengurus yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak kegiatan
keagamaan, aktif berkolaborasi lintas komunitas, serta memberikan kontribusi
nyata bagi pembangunan daerah. Sinergi antara BKMT, HIMTAK, dan Majelis Taklim
KKM diyakini dapat menjangkau masyarakat hingga ke akar rumput.
Dengan mengusung pendekatan dakwah
berbasis budaya lokal serta pemanfaatan media sosial, Majelis Taklim KKM
optimis dapat meningkatkan kualitas dakwah sekaligus memperluas jangkauan
kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Pelantikan ini menjadi simbol
kebangkitan “Kartini masa kini” di Bumi Amungsa—perempuan-perempuan
tangguh yang tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga aktif membangun
masyarakat melalui dakwah dan aksi sosial.
Sumber: torangbisa.com










