TIMIKA — Rangkaian kegiatan “Tahsin Kaifa Tusholli: Tuntunan Sholat Menurut
Riwayat Hadis” yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia
(MUI) Kabupaten Mimika resmi ditutup pada hari kedua, Rabu (22/04/2026),
di Masjid
Ar-Rahman, Timika.
Acara yang berlangsung selama
dua hari ini memfokuskan pada penyelarasan tata cara sholat para imam dan muballigh
agar sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Penutupan kegiatan ini diwarnai
dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk meningkatkan kualitas dakwah di
Papua Tengah.
Apresiasi
dari Ketua MUI Mimika
Dalam sambutan penutupnya, Ketua
MUI Kabupaten Mimika, Ustadz H. Muhammad Amin AR, S.Ag., S.Pd., MM.,
M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam
kepada tim pemateri dari Ma’had Nurul Haromain dan Kaifa Tusholli
Center.
“Terima
kasih kepada para pemateri yang selama dua hari ini telah dengan sabar berbagi
ilmu, memberikan pencerahan, serta melakukan tahsin (perbaikan) terhadap
praktik sholat kita. Ilmu yang diberikan sangat berharga untuk memastikan
ibadah kita tetap kokoh di atas landasan hadis yang sahih,” ujar beliau.
Penguatan
Dakwah Melalui Keilmuan
Ketua MUI juga memberikan
apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang terdiri dari para imam
dan muballigh di wilayah Mimika. Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan
dedikasi yang tinggi dalam menjaga amanah dakwah.
“Kehadiran
para ustaz dan kyai sebagai peserta adalah bentuk keteladanan. Ini bukan
sekadar belajar teknis sholat, melainkan upaya penguatan keilmuan dan strategi
dakwah. Dengan belajar bersama, kita menyamakan langkah untuk membina umat
dengan pemahaman yang benar dan menyejukkan,” tambahnya.
Harapan
ke Depan
Dengan selesainya kegiatan ini,
MUI Mimika berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat di
masjid dan lingkungan dakwah masing-masing. Slogan “Sholat Baik - Sholat Tertib -
Sadar Sholat” diharapkan tidak hanya menjadi tema acara, tetapi
menjadi ruh dalam setiap sujud masyarakat Muslim di Kabupaten Mimika.
Kegiatan ini ditutup dengan
sesi foto bersama dan penyerahan buku panduan “Tuntunan Sholat Menurut
Riwayat Hadis” kepada para peserta sebagai bekal rujukan dalam
berdakwah. Selain itu, nantinya akan diberikan sertifikat kegiatan sebagai
bagian pelengkap buku panduan tersebut yang telah diterima pada hari pertama.
(Hasrum)










