Rabu, 29 April 2026 / 11 Zulkaidah 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:24 04:34 05:48 06:16 11:53 15:13 17:52 19:02
Imsak 04:24
Subuh 04:34
Syuruq 05:48
Duha 06:16
Zuhur 11:53
Ashar 15:13
Magrib 17:52
Isya 19:02
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

120 Jemaah Haji Asal Mimika Resmi Dilepas Menuju Tanah Suci, Bupati John Rettob Sampaikan Pesan Penting

Timika, Mimika Muslim – Suasana khidmat bercampur haru mewarnai prosesi pelepasan 120 jemaah haji Kabupaten Mimika Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (28/4).

Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong, secara resmi melepas para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci, Mekkah.

Prosesi pelepasan ini menjadi awal perjalanan spiritual dengan mengusung tema “Langkah Suci Menuju Baitullah Mengharap Ridha Ilahi”, serta mengedepankan semangat pelayanan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.

Momentum pelepasan ditandai dengan penyematan syal serta penyerahan koper kepada jemaah tertua, ST Habubah Latif Mangesa (90 tahun), dan jemaah termuda, Riswandy Syarifudin (18 tahun). Simbol tersebut mencerminkan kesiapan lahir dan batin para tamu Allah dalam menunaikan ibadah haji.

Selain itu, penyerahan bendera pataka Merah Putih dan pataka Kementerian Haji dan Umrah kepada Petugas Haji Daerah (PHD) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIUH) menjadi simbol tanggung jawab dalam mendampingi jemaah selama di Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Bupati Rettob berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan serta memanfaatkan kesempatan ibadah dengan sebaik-baiknya.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran selama perjalanan, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta meraih haji yang mabrur,” ujarnya.

Tahun ini, Kabupaten Mimika memberangkatkan 120 jemaah haji yang didampingi oleh tiga petugas, terdiri dari petugas kesehatan, pembimbing ibadah kloter, dan pembimbing KBIUH, sehingga total keseluruhan mencapai 123 orang.

Seluruh jemaah telah melalui berbagai tahapan, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga bimbingan manasik sebagai bekal dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Keberangkatan jemaah dijadwalkan dalam dua gelombang dari Timika menuju Embarkasi Makassar. Gelombang pertama diberangkatkan pada 29 April 2026 yang diawali dengan pawai syiar dari halaman Graha Eme Neme Yauware menuju Bandara Mozes Kilangin.

Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan pada 10 Mei 2026, dilanjutkan masuk Asrama Haji dan terbang ke Tanah Suci pada 12 Mei 2026. Seluruh jemaah tergabung dalam Kloter UPG 29 yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Makassar menuju Mekkah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Muhammad Hilal, menyampaikan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini menitikberatkan pada pelayanan inklusif, khususnya bagi kelompok rentan.

Pendampingan khusus disiapkan bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Petugas juga diarahkan memberikan layanan prioritas serta memastikan akses yang memadai selama proses ibadah berlangsung.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang terus hadir dalam setiap tahapan penyelenggaraan haji, termasuk kontribusi Dinas Kesehatan dalam membantu pembiayaan pemeriksaan kesehatan jemaah.

Kolaborasi lintas sektor, panitia daerah, serta dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini, sekaligus memperkuat pelayanan bagi jemaah asal Mimika.

Sebagai ibadah yang penuh makna, keberangkatan ini diharapkan menjadi awal perjalanan spiritual yang membawa keberkahan, serta menjadikan para jemaah kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

(Sumber: fajarpapua.com)