Jumat, 12 Juni 2026 / 26 Zulhijah 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:25 04:35 05:53 06:22 11:56 15:18 17:51 19:05
Imsak 04:25
Subuh 04:35
Syuruq 05:53
Duha 06:22
Zuhur 11:56
Ashar 15:18
Magrib 17:51
Isya 19:05
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jum'at

Oleh: KH. Muh Amin A., S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
(Ketua Umum MUI Mimika)

من قرأ سورة الكهف في يوم وليلة الجمعة أضاء له من النور فيما بين الجمعتين

"Barangsiapa yang membaca Surah Al-Kahfi pada hari dan malam Jum'at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum'at."

Tadabbur

Surah Al-Kahfi mengandung empat kisah utama yang menjadi pedoman umat Islam dalam menghadapi berbagai macam fitnah (ujian) kehidupan di akhir zaman. Keempat kisah tersebut sarat akan hikmah dan pelajaran spiritual.

Berikut ringkasan empat kisah utama dalam Surah Al-Kahfi:

1. Kisah Ashabul Kahfi (Ayat 9–26) — Ujian Agama

Kisah tentang sekelompok pemuda beriman yang melarikan diri dan bersembunyi di dalam gua. Mereka rela mengorbankan kenyamanan bahkan nyawa demi mempertahankan keyakinan tauhid dari ancaman seorang raja yang zalim.

2. Kisah Pemilik Dua Kebun (Ayat 32–44) — Ujian Harta

Perumpamaan antara dua orang laki-laki, yaitu seorang yang sangat kaya namun sombong dan kufur nikmat, serta rekannya yang miskin tetapi senantiasa bersyukur. Kisah ini mengingatkan bahwa harta dan kekayaan duniawi merupakan ujian yang bersifat sementara.

3. Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir (Ayat 65–81) — Ujian Ilmu

Perjalanan Nabi Musa untuk menuntut ilmu kepada Nabi Khidir. Kisah ini menjadi pelajaran besar tentang pentingnya sikap tawadhu' (rendah hati) dan kesabaran dalam memahami ketetapan Allah yang sering kali berada di luar jangkauan nalar manusia.

4. Kisah Zulkarnain dan Ya'juj Ma'juj (Ayat 83–98) — Ujian Kekuasaan

Kisah seorang raja yang adil, bijaksana, dan memiliki kekuasaan besar. Zulkarnain berhasil membangun dinding penghalang raksasa untuk melindungi suatu kaum dari kerusakan yang ditimbulkan oleh Ya'juj dan Ma'juj. Meski demikian, ia selalu menisbatkan keberhasilannya semata-mata kepada rahmat Allah SWT.