Selasa, 11 Agustus 2026 / 27 Safar 1448 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:32 04:42 05:56 06:24 12:01 15:22 17:59 19:10
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Syuruq 05:56
Duha 06:24
Zuhur 12:01
Ashar 15:22
Magrib 17:59
Isya 19:10
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Jangan Lewatkan Santunan Yatim dan Dhuafa: Harmoni Kemerdekaan dan Maulid Nabi SAW

Bulan Agustus 2026 ini, umat Islam di Indonesia menyambut dua momentum besar sekaligus, yaitu peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad yang jatuh pada 25 Agustus 2026. Peringatan kelahiran manusia paling mulia tersebut tentunya turut dikenang oleh umat Islam di berbagai belahan dunia.

Dua peristiwa yang tampak berbeda ini sebenarnya memiliki satu benang merah, yaitu pentingnya berjuang dan peduli terhadap sesama, khususnya mereka yang paling membutuhkan, seperti anak yatim dan kaum dhuafa. Oleh karena itu, kedua momentum tersebut sangat tepat disatukan dalam kegiatan Santunan Yatim dan Dhuafa: Harmoni Kemerdekaan dan Maulid Nabi SAW.

Kita mengibarkan Bendera Merah Putih setiap 17 Agustus. Bahkan sejak awal bulan, suasana kemerdekaan telah semarak dengan bendera yang terpasang di berbagai tempat sebagai simbol kebebasan dari penjajahan.

Namun, bagi banyak anak yatim di sekitar kita, terdapat bentuk “belenggu” lain yang masih mereka rasakan, seperti kehilangan sosok ayah atau ibu, keterbatasan biaya pendidikan, serta beban kehidupan yang harus mereka pikul pada usia yang seharusnya diisi dengan bermain dan belajar.

Kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya persoalan terbebas dari penjajahan, tetapi juga sejauh mana kita mampu membantu membebaskan saudara-saudara kita dari kesulitan yang mereka tanggung sendirian. Jutaan anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Indonesia masih membutuhkan perhatian. Sementara itu, berdasarkan data yang disebutkan Dinas Sosial Kabupaten Mimika, terdapat sekitar 1.350 anak yatim, piatu, dan yatim piatu di wilayah Kabupaten Mimika.

Rasulullah , yang hari kelahirannya kita peringati, juga tumbuh sebagai seorang anak yatim. Ayah beliau, Abdullah, wafat sebelum Rasulullah lahir ke dunia, tepatnya ketika beliau masih berada dalam kandungan ibundanya.

Ibunda beliau, Aminah, wafat ketika Rasulullah baru berusia enam tahun. Aminah wafat karena sakit dalam perjalanan pulang dari Madinah menuju Makkah. Dari perjalanan hidup tersebut, Rasulullah menunjukkan kepedulian yang sangat mendalam terhadap nasib anak-anak yatim sepanjang hidup beliau.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah bersabda:

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى، وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim di surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah serta sedikit merenggangkan keduanya.

Sementara itu, dalam Al-Qur’an, Allah berfirman dalam Surah Ad-Duha ayat 9:

فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ ۝

“Maka terhadap anak yatim, janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.”

Ayat ini menjadi pengingat secara khusus kepada Rasulullah dan secara umum kepada seluruh umatnya bahwa kepedulian terhadap anak yatim bukan sekadar anjuran, melainkan bagian dari akhlak mulia yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran serta keikhlasan.

Data Kementerian Sosial pada 2022 mencatat sebanyak 4.023.622 anak yatim, piatu, dan yatim piatu sebagai sasaran program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Mereka terdiri atas anak-anak yang diasuh oleh lembaga kesejahteraan sosial maupun keluarga kurang mampu.

Sementara itu, pemetaan nasional yang dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama UNICEF terhadap 25.430 anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya akibat COVID-19 menemukan bahwa 57 persen kehilangan ayah, 37 persen kehilangan ibu, dan sekitar 5 persen kehilangan kedua orang tua.

Adapun di Kabupaten Mimika, berdasarkan data yang disebutkan Dinas Sosial, terdapat sekitar 1.350 anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Secara sederhana, jumlah anak yang kehilangan sosok ayah diperkirakan berkisar antara 600 hingga 700 anak.

LAZ Assalaam Timika sebagai lembaga amil zakat resmi tingkat Kabupaten Mimika sangat fokus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim melalui program santunan rutin dan pembagian bingkisan setiap bulan. Kegiatan terakhir dilaksanakan bekerja sama dengan ODOJ Mimika di Masjid Baiturrahman SP 2 pada Juli lalu.

Tidak hanya itu, beberapa anak yatim juga mendapatkan pembinaan melalui PD Salimah Mimika dan bantuan biaya pendidikan. Salah satunya adalah Dafa, seorang pelajar SMP YAPIS. Dafa memiliki semangat yang tinggi untuk belajar di sekolah dan mengaji pada sore hari.

Menurut guru mengajinya, perkembangan Dafa sangat baik. Dari sebelumnya belum bisa mengaji, kini ia telah mencapai pembelajaran Wafa Jilid 5.

Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad tahun ini, LAZ Assalaam Timika bersama Alisa Khadijah Mimika mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam program Santunan Yatim dan Dhuafa: Harmoni Kemerdekaan dan Maulid Nabi SAW.

Program ini merupakan bentuk nyata dari semangat perjuangan dan upaya meneladani akhlak Rasulullah dengan memberikan harapan serta meringankan beban anak-anak yatim dan kaum dhuafa di sekitar kita.

Melalui program ini, dana yang terkumpul akan disalurkan untuk santunan langsung kepada anak yatim dan dhuafa, pengadaan bingkisan, konsumsi kegiatan, serta kebutuhan operasional terkait.

Tidak perlu menunggu memiliki jumlah yang besar untuk mulai berbagi. Setiap rupiah yang disalurkan merupakan bentuk cinta kepada sesama sekaligus wujud syukur atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini.

Sebagaimana pantun berikut:

Burung dara terbangnya rendah,
Hinggap sebentar di pohon kelapa.
Berbagi rezeki itu sangat indah,
Anak yatim jangan sampai terlupa.

Semua orang dapat mengucapkan selamat Maulid, tetapi hal yang masih jarang dilakukan adalah meneladani akhlak Nabi Muhammad dalam menyantuni anak yatim. Mari jadikan momentum kemerdekaan dan Maulid Nabi tahun ini sebagai langkah nyata untuk berbagi.

Bagi pembaca MimikaMuslim.com yang ingin menyalurkan zakat, infak, atau sedekah melalui LAZ Assalaam Timika, dapat menyalurkannya melalui rekening berikut:

Bank Muamalat

Zakat: 88-200-14800
Infak: 88-200-14854
a.n. LAZ Assalaam Timika

Konfirmasi: 0811-4911-400

Semoga setiap bantuan yang disalurkan menjadi amal jariah, menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa, serta memperoleh balasan terbaik dari Allah . Aamiin.

(Sumber data: UNICEF Indonesia dan ANTARA/Kementerian Sosial)