Selasa, 25 Agustus 2026 / 12 Rabiulawal 1448 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:29 04:39 05:52 06:19 11:58 15:16 17:58 19:07
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Syuruq 05:52
Duha 06:19
Zuhur 11:58
Ashar 15:16
Magrib 17:58
Isya 19:07
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

KETELADANAN RASULULLAH DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Oleh: KH. Muh. Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
Ketua Umum MUI Mimika

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengenal, menghayati, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Keteladanan Rasulullah tidak hanya tercermin dalam ibadah beliau kepada Allah SWT, tetapi juga dalam cara beliau berinteraksi dengan keluarga, sahabat, masyarakat, bahkan terhadap mereka yang pernah menyakiti beliau.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting yang patut direnungkan dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ittihadul Ummah SP 2, agar kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti pada peringatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui perilaku dan akhlak yang baik.

Akhlak dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Rendah Hati

Rasulullah SAW memberikan keteladanan tentang pentingnya bersikap rendah hati. Beliau tidak menyombongkan diri dan tetap ramah kepada siapa saja tanpa membedakan kedudukan, kekayaan, maupun latar belakang seseorang.

Sikap rendah hati mengajarkan umat Islam untuk menghargai sesama dan menjauhkan diri dari sifat merasa lebih tinggi atau lebih baik daripada orang lain.

2. Sabar dan Pemaaf

Kesabaran merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat kuat dalam kehidupan Rasulullah SAW. Berbagai ujian dan perlakuan buruk yang beliau alami tidak membuat beliau mudah membalas dengan keburukan.

Keteladanan tersebut mengajarkan umat Islam agar mampu menahan diri ketika menghadapi cobaan, tidak mudah terpancing emosi, serta memiliki kelapangan hati untuk memaafkan.

3. Kasih Sayang

Rasulullah SAW dikenal memiliki kasih sayang yang luas terhadap sesama. Beliau bersikap lemah lembut kepada keluarga, anak-anak, masyarakat, serta menunjukkan kepedulian terhadap makhluk hidup lainnya.

Nilai kasih sayang tersebut perlu terus dihidupkan dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat agar tercipta hubungan yang harmonis, saling menghormati, dan saling membantu.

4. Kesederhanaan

Meskipun memiliki kedudukan yang sangat mulia, Rasulullah SAW tetap menjalani kehidupan dengan sederhana dan tidak berlebih-lebihan.

Kesederhanaan bukan berarti meninggalkan kemajuan atau kemampuan yang dimiliki, tetapi mengajarkan manusia untuk menggunakan nikmat Allah SWT secara bijaksana, tidak berlebihan, serta tetap memiliki kepedulian terhadap orang lain.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi terhadap kehidupan kita. Kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui lisan, tetapi perlu dibuktikan dengan upaya meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, khususnya yang dilaksanakan di Masjid Ittihadul Ummah SP 2, semakin tumbuh kecintaan umat kepada Rasulullah SAW serta semangat untuk menghadirkan akhlak mulia dalam keluarga, lingkungan, dan kehidupan bermasyarakat.