TIMIKA, MIMIKA MUSLIM — Dinas Kesehatan (Dinkes)
Kabupaten Mimika menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di
Ballroom Hotel Serayu, Timika, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi
momentum bagi jajaran Dinkes Mimika untuk memperkuat nilai keteladanan Rasulullah
SAW dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Peringatan Maulid tersebut dihadiri jajaran
pimpinan, staf, dan tenaga kesehatan Dinkes Mimika, serta menghadirkan Ustaz
Firdaus Amir sebagai penceramah.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Mimika, Godfried Maturbongs, menegaskan pentingnya keramahan dan ketulusan
dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan, baik pada aspek medis maupun
administrasi.
“Keramahan dan ketulusan adalah kunci utama dalam
melayani masyarakat, baik di ruang pelayanan medis maupun administrasi
kesehatan,” tegas Godfried.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran Dinkes Mimika untuk kembali memaknai
pengabdian di bidang kesehatan.
Pelayanan kesehatan tidak semata-mata dipandang
sebagai pekerjaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada
masyarakat.
Meneladani Kejujuran Rasulullah dalam
Pelayanan
Dalam tausiyah bertema "Melayani dengan Hati,
Meninggalkan Jejak Kebaikan", Ustaz Firdaus Amir mengajak seluruh insan
kesehatan untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, khususnya kejujuran yang
tercermin melalui gelar Al-Amin.
Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat tidak
hanya dibangun melalui nama, kedudukan, maupun jabatan seseorang, tetapi juga
melalui perilaku nyata dalam menjalankan tanggung jawab.
Kedisiplinan, kejujuran, dan kesungguhan dalam
memberikan pelayanan menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan
tersebut.
Ustaz Firdaus juga menyampaikan sejumlah pesan
kepada insan kesehatan Mimika. Ia mengingatkan bahwa manusia yang baik adalah
mereka yang mampu memberikan manfaat kepada sesama.
Oleh karena itu, profesi di bidang kesehatan perlu
dimaknai sebagai sarana untuk menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi
masyarakat.
Ia turut mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk
tetap menunjukkan keramahan melalui senyuman yang tulus, meskipun harus
menghadapi berbagai tantangan dan beban pekerjaan.
Sikap tersebut dinilai dapat membantu menciptakan
suasana pelayanan yang lebih baik, termasuk dalam pelayanan publik dan
administrasi kesehatan.
Kesejahteraan Tenaga Kesehatan Juga Perlu
Diperhatikan
Selain menekankan pentingnya ketulusan dalam
bekerja, Ustaz Firdaus Amir turut mengingatkan bahwa kecintaan terhadap profesi
harus diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan.
Menurutnya, penghargaan yang layak bagi tenaga
kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung pengabdian mereka kepada
masyarakat.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan
kesehatan yang baik membutuhkan keseimbangan antara tanggung jawab profesional,
ketulusan dalam melayani, dan perhatian terhadap para petugas yang menjalankan
pelayanan.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448
Hijriah ini, nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan dapat menjadi
inspirasi bagi seluruh jajaran Dinkes Mimika dalam menjalankan tugas
sehari-hari.
Semoga semangat kejujuran, amanah, keramahan, dan
kepedulian terus tumbuh dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika sehingga
setiap pengabdian dapat memberikan manfaat serta menjadi amal kebaikan bagi
sesama.
(Sumber: salampapua.com)











