Senin, 28 September 2026 / 16 Rabiulakhir 1448 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:15 04:25 05:36 06:03 11:47 14:51 17:50 18:59
Imsak 04:15
Subuh 04:25
Syuruq 05:36
Duha 06:03
Zuhur 11:47
Ashar 14:51
Magrib 17:50
Isya 18:59
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

IPIM PAPUA TENGAH DUKUNG PENUH SEMBILAN AGENDA STRATEGIS

JAKARTA, MIMIKA MUSLIM — IPIM Papua Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap sembilan agenda strategis Pengurus Pusat Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PP IPIM) periode 2026–2031. Dukungan tersebut disampaikan setelah Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. terpilih kembali memimpin IPIM dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) II IPIM di Jakarta yang beriringan dengan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026.

Nasaruddin Umar, yang juga menjabat Menteri Agama Republik Indonesia dan Imam Besar Masjid Istiqlal, kembali memperoleh amanah untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi. Momentum Munas II IPIM menjadi bagian penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran imam masjid di tengah tantangan keumatan yang semakin luas.

Munas II IPIM dan Penguatan Jejaring Imam

Penyelenggaraan Munas II IPIM yang berlangsung dalam momentum IGIC 2026 dinilai strategis karena membuka ruang pertemuan antara agenda penguatan imam masjid di tingkat nasional dan jejaring keagamaan internasional. IGIC 2026 sendiri membawa tema harmoni masjid, diplomasi keagamaan, dan perdamaian global serta mempertemukan imam dan delegasi dari berbagai negara.

Forum tersebut mendorong penguatan peran imam bukan hanya sebagai pemimpin ibadah, tetapi juga sebagai pembina umat, penggerak kehidupan sosial, serta bagian dari upaya membangun harmoni dan perdamaian.

Sembilan Agenda Strategis PP IPIM 2026–2031

Dalam periode kepengurusan 2026–2031, PP IPIM merumuskan sembilan agenda strategis yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas keilmuan, profesionalisme, perlindungan, serta kesejahteraan para imam masjid di Indonesia.

1. Sertifikasi Imam Masjid. Penguatan standar dan kualitas imam masjid melalui proses sertifikasi yang terarah.

2. Pelatihan Manajemen Masjid. Mendorong integrasi antara pengelolaan masjid dan peran imam agar pelayanan kepada jamaah semakin profesional.

3. Kajian Daring. Penguatan pendidikan, keimanan, dan wawasan keislaman melalui kajian yang dapat diakses secara lebih luas.

4. Short Course Imam Masjid. Membuka peluang peningkatan kapasitas imam melalui program jangka pendek dan jejaring global dengan berbagai negara.

5. Penyusunan Kode Etik Imam Masjid. Menyiapkan pedoman etika yang dapat menjadi rujukan bagi imam dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

6. Peningkatan Kesejahteraan Imam. Mendorong dukungan anggaran pusat dan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan imam masjid.

7. Perlindungan Hukum dan Kesehatan. Mengupayakan perlindungan hukum serta akses perlindungan kesehatan bagi para imam masjid.

8. Program Beasiswa Prestasi. Membuka peluang peningkatan pendidikan dan kompetensi melalui program beasiswa bagi imam yang berprestasi.

9. Penyediaan Asuransi Imam Masjid. Mendorong hadirnya skema perlindungan asuransi sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan dan rasa aman bagi imam.

IPIM Papua Tengah Siap Mengawal Program

Dukungan terhadap sembilan agenda strategis tersebut disampaikan oleh Firdaus Amir, S.H., yang hadir sebagai perwakilan IPIM Papua Tengah. Menurutnya, agenda tersebut menyentuh kebutuhan mendasar para imam masjid dan memerlukan dukungan bersama agar dapat diwujudkan secara nyata.

“Saya kira sembilan program prioritas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan layak direalisasikan dengan baik melalui dukungan semua pihak. IPIM Papua Tengah berdiri di garda terdepan dalam mengawal dan mendukung program Ketua Umum PP IPIM, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang telah terpilih kembali melalui Munas II IPIM.”

Bagi IPIM Papua Tengah, penguatan kapasitas dan kesejahteraan imam memiliki arti penting karena imam berhadapan langsung dengan kebutuhan jamaah dan dinamika sosial di lingkungan masing-masing. Karena itu, pelaksanaan agenda nasional diharapkan dapat menjangkau para imam hingga ke daerah-daerah, termasuk Papua Tengah.

Dari Penguatan Domestik menuju Jejaring Global

Momentum Munas II IPIM dan IGIC 2026 juga dipandang tidak hanya berfokus pada pembenahan internal organisasi, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun jejaring keagamaan yang lebih luas. Masjid diharapkan semakin kuat sebagai pusat peradaban, pembinaan umat, serta ruang yang menebarkan pesan perdamaian.

“Melalui jejaring internasional yang terbangun lewat International Grand Imams Conference, IPIM tidak hanya berfokus pada pembenahan domestik, tetapi juga membawa misi besar menjadikan masjid sebagai pusat peradaban, pembinaan umat, dan mercusuar perdamaian dunia,” ujar perwakilan pimpinan sidang Munas IPIM.

Dengan sinergi antara agenda nasional yang konkret dan jejaring global yang terus diperkuat, IPIM diharapkan mampu meningkatkan kualitas para imam masjid sekaligus memperluas kontribusi mereka dalam pembinaan umat dan dakwah yang membawa rahmat, kedamaian, serta kemaslahatan.

Semoga sembilan agenda strategis tersebut dapat terlaksana secara bertahap dan berkelanjutan, serta menjadi ikhtiar bersama dalam memuliakan peran imam dan menjadikan masjid semakin hadir sebagai pusat ibadah, pendidikan, persaudaraan, dan peradaban umat.