Selasa, 10 Februari 2026 / 23 Syakban 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:31 04:41 05:55 06:23 12:10 15:27 18:18 19:29
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Syuruq 05:55
Duha 06:23
Zuhur 12:10
Ashar 15:27
Magrib 18:18
Isya 19:29
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Persiapan Haji 1447 H/2026 M Matang dan Terpadu, Kanwil Kemenhaj Papua Pastikan Layanan Sesuai Regulasi

Jayapura – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Papua menegaskan bahwa seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi bagi jemaah haji se-Papua dilaksanakan secara terencana, terkoordinasi, dan berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sinergi yang solid antara Kanwil Kemenhaj Provinsi Papua dan Kantor Kemenhaj Kabupaten/Kota se-Papua menjadi kunci utama dalam memastikan layanan haji berjalan optimal dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Papua, H. Musa Narwawan, S.Ag., M.M., saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin, 9 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya menitikberatkan pada aspek administratif, tetapi juga mencakup kesiapan teknis, pembinaan, serta perlindungan jemaah secara menyeluruh.

“Kanwil Kemenhaj Provinsi Papua memastikan bahwa setiap tahapan penyelenggaraan ibadah haji dilaksanakan secara tertib, terukur, dan sesuai regulasi, dengan tetap mengedepankan prinsip pelayanan yang amanah dan profesional,” ujar Kakanwil.


Data Jemaah dan Kuota Haji Papua

Berdasarkan data resmi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kanwil Kemenhaj Provinsi Papua, jumlah jemaah haji se-Papua yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 847 jemaah dari total kuota 933 jemaah.

Tidak terpenuhinya kuota tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor internal jemaah, antara lain kendala ekonomi pada masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sehingga sebagian jemaah memilih menunda keberangkatan. Selain itu, terdapat 51 jemaah asal Papua yang melakukan mutasi keluar provinsi dengan pertimbangan pemenuhan syarat mahrom maupun pendampingan orang tua di provinsi lain.


Kesiapan Administrasi dan Teknis

Dari aspek teknis dan administrasi, Kakanwil memastikan bahwa seluruh dokumen keberangkatan jemaah telah diselesaikan secara menyeluruh. Tim kerja Siskohat Kanwil Kemenhaj Provinsi Papua telah menuntaskan proses tapping paspor, penyusunan pramanifest dan kloter, serta pengajuan (request) visa jemaah haji sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Kemenhaj RI.

“Alhamdulillah, seluruh tahapan administrasi strategis telah kami selesaikan tepat waktu. Ini merupakan hasil kerja kolektif dan koordinasi intensif seluruh jajaran,” jelasnya.


Pembinaan Manasik Jemaah

Pada tahapan pembinaan, Kakanwil menyampaikan bahwa Kemenhaj Kabupaten/Kota se-Papua saat ini tengah melaksanakan bimbingan manasik haji bagi masing-masing jemaah.

Pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan jemaah, baik secara spiritual maupun teknis, melalui materi yang mencakup:

·        niat dan tujuan berhaji,

·        rukun dan wajib haji,

·        tata cara pelaksanaan ibadah,

·        hingga gambaran utuh perjalanan haji sejak keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.


Pengaturan Kloter dan Jadwal Keberangkatan

Jemaah haji se-Papua tergabung dalam dua kloter penuh, masing-masing berjumlah 387 jemaah, serta satu kloter gabungan sebanyak 69 jemaah yang bergabung dengan Provinsi Sulawesi Selatan.

Adapun jadwal pemberangkatan direncanakan sebagai berikut:

·        Kloter 27:
Masuk Asrama Haji Embarkasi Makassar 10 Mei 2026 dan berangkat 11 Mei 2026 pukul 00.15 WITA.

·        Kloter 29:
Masuk Asrama Haji Embarkasi Makassar 11 Mei 2026 dan berangkat 12 Mei 2026 pukul 13.00 WITA.

·        Kloter 31:
Masuk Asrama Haji Embarkasi Makassar 11 Mei 2026 dan berangkat 13 Mei 2026 pukul 20.00 WITA.


Komitmen Pelayanan dan Pesan untuk Jemaah

Kakanwil Kemenhaj Provinsi Papua menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan ibadah haji secara berkelanjutan, agar jemaah haji Papua dapat melaksanakan ibadah secara aman, tertib, dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur.

“Kepada para jemaah haji yang akan berangkat, kami mendoakan semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan ketenangan. Ikutilah seluruh tahapan dan bimbingan yang telah disiapkan agar ibadah haji dapat dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan dan kenyamanan,” pesan Musa Narwawan.

Ia juga mengajak masyarakat Papua untuk turut mendoakan dan memberikan dukungan kepada para jemaah haji. Informasi resmi terkait penyelenggaraan ibadah haji akan terus disampaikan melalui kanal resmi Kanwil Kemenhaj Provinsi Papua atau laman papua.haji.go.id, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.


Sumber: papua.haji.go.id