Sabtu, 14 Maret 2026 / 24 Ramadan 1447 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:33 04:43 05:54 06:21 12:05 15:08 18:09 19:17
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Syuruq 05:54
Duha 06:21
Zuhur 12:05
Ashar 15:08
Magrib 18:09
Isya 19:17
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Jangan Bersikap Pelit atau Kikir dalam Mengelola Harta

Oleh: KH. Muh Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
Ketua Umum MUI Kabupaten Mimika

Dalam ajaran Islam, harta bukanlah kepemilikan mutlak manusia, melainkan titipan (amanah) dari Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Karena itu, sikap pelit atau kikir (bakhil) sangat tidak dianjurkan, bahkan termasuk sifat tercela yang dapat mendatangkan kerugian bagi seseorang, baik di dunia maupun di akhirat.

Pernyataan bahwa Allah SWT Maha Kuasa mengambil kembali harta manusia dengan berbagai cara juga sejalan dengan prinsip ajaran Islam. Jika seseorang enggan berbagi atau menolak menunaikan kewajiban zakat dan sedekah, maka harta tersebut bisa saja hilang melalui berbagai kejadian yang tidak terduga.

Berikut beberapa pemahaman penting terkait bahaya sifat kikir menurut ajaran Islam:

1. Sifat Kikir adalah Penyakit Hati
Sikap pelit atau kikir merupakan penyakit hati yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Sifat ini dapat menimbulkan penyesalan, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.

2. Cara Allah Mengambil Kembali Harta
Jika seseorang enggan berbagi atau menolak mengeluarkan zakat dan sedekah, Allah SWT memiliki berbagai cara untuk mengambil kembali harta tersebut. Hal ini bisa terjadi melalui musibah, bencana, penyakit yang memerlukan biaya besar, atau usaha dan investasi yang mengalami kerugian.

3. Peringatan dalam Al-Qur’an (Ali ‘Imran: 180)
Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa harta yang ditahan karena sifat kikir tidak akan membawa kebaikan. Bahkan pada hari kiamat, harta tersebut akan menjadi beban dan penyesalan bagi pemiliknya.

4. Harta yang Sebenarnya
Harta yang benar-benar menjadi milik seseorang adalah harta yang disedekahkan dan memberikan manfaat bagi orang lain. Sementara harta yang hanya disimpan tanpa dimanfaatkan sering kali hanya menjadi titipan bagi ahli waris atau habis tanpa keberkahan.

5. Doa Malaikat bagi Orang Dermawan
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa malaikat mendoakan kebinasaan bagi harta orang yang kikir, sementara bagi orang yang dermawan malaikat mendoakan agar Allah SWT menggantinya dengan rezeki yang lebih baik.

Sebagai kesimpulan, bersikap dermawan dan gemar bersedekah merupakan cara untuk menjaga keberkahan harta. Sebaliknya, sikap pelit atau kikir justru berpotensi menyebabkan hilangnya harta dengan cara-cara yang tidak disangka-sangka. Karena itu, Islam mendorong umatnya untuk senantiasa berbagi dan menunaikan hak orang lain yang terdapat dalam harta yang dimiliki.