Oleh: KH Muh Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd.
Ketua Umum MUI Mimika
Semakin banyak harta yang dimiliki
seseorang, sering kali justru membuatnya semakin pelit. Hal ini dipicu oleh rasa
takut kehilangan, perasaan tidak pernah cukup, serta kecemasan
terhadap masa depan yang tidak pasti. Fenomena ini dikenal sebagai mentalitas
kekurangan (scarcity mindset), yaitu kondisi psikologis ketika
seseorang menjadikan harta sebagai alat pengaman diri.
Akibatnya, muncul ketakutan bahwa uang
atau kekayaan yang dimiliki suatu saat akan habis atau tidak mencukupi
kebutuhan di masa depan. Perasaan ini membuat seseorang cenderung memegang
hartanya dengan sangat erat, bahkan enggan untuk berbagi.
Beberapa alasan mengapa fenomena ini sering terjadi antara lain:
1. Takut Miskin dan Kehilangan
Sifat kikir kerap muncul dari ketakutan mendalam akan kemiskinan.
Walaupun memiliki harta yang banyak, seseorang tetap merasa khawatir hartanya
akan habis atau berkurang sehingga ia memilih untuk menyimpannya dengan sangat
ketat.
2. Mentalitas Kekurangan (Scarcity Mindset)
Secara psikologis, sebagian orang merasa bahwa apa yang dimilikinya tidak
pernah cukup. Dorongan untuk terus mengumpulkan lebih banyak sering kali
dipicu oleh rasa serakah dan kekhawatiran akan masa depan.
3. Rasa Tidak Aman atau Terisolasi
Orang yang memiliki banyak harta terkadang merasa tidak aman atau terisolasi
dari lingkungan sosialnya. Akibatnya, uang dijadikan sebagai alat
perlindungan, dan mereka khawatir dimanfaatkan oleh orang lain.
4. Ketidakmampuan Bersyukur
Kurangnya rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah membuat seseorang
merasa bahwa hartanya harus disimpan sendiri, bukan untuk dibagikan
kepada orang lain melalui sedekah atau kebaikan.
5. Harta Sebagai Identitas Diri
Ketika harta dianggap sebagai sumber harga diri dan identitas, maka
melepaskannya melalui sedekah atau berbagi terasa seperti kehilangan bagian
dari diri sendiri.
Penting untuk dipahami bahwa sifat
kikir justru dapat membuat rezeki terasa sempit dan kurang berkah. Dalam
ajaran Islam, berbagi melalui sedekah dan kebaikan kepada sesama merupakan
jalan untuk membuka pintu keberkahan serta menumbuhkan rasa syukur dalam
kehidupan.













