Kamis, 22 Oktober 2026 / 11 Jumadilawal 1448 ||
Sudahkah Anda Membaca Al-Qur'an Hari Ini

Imsak Subuh Syuruq Duha Zuhur Ashar Magrib Isya
04:04 04:14 05:27 05:54 11:40 14:52 17:47 18:57
Imsak 04:04
Subuh 04:14
Syuruq 05:27
Duha 05:54
Zuhur 11:40
Ashar 14:52
Magrib 17:47
Isya 18:57
Sumber Jadwal : BHR Kabupaten Mimika

Dari Lembah Baliem untuk Indonesia: Cahaya Santri Menjaga Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 | Refleksi Hari Santri Nasional 2026

WAMENA, PAPUA PEGUNUNGAN — Peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis, 22 Oktober 2026, menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri sekaligus meneguhkan semangat belajar, berbakti, dan mengabdi kepada bangsa. Dari Lembah Baliem, tanah Papua, semangat tersebut tergambar dalam refleksi tentang santri sebagai generasi pembawa ilmu dan kedamaian.

Melalui tulisan bertajuk “Dari Lembah Baliem untuk Indonesia: Cahaya Santri Menjaga Negeri”, Abu Syahmina menghadirkan gambaran puitis tentang Wamena, tempat pegunungan hijau dan kabut lembah menjadi latar bagi harapan lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, serta mencintai Tanah Air.

“Mereka adalah para santri, anak-anak negeri dari tanah Papua yang mendedikasikan hidupnya untuk belajar, berbakti, dan mengabdi.”

Refleksi tersebut mengajak pembaca menengok kembali 22 Oktober 1945, ketika Resolusi Jihad yang berkaitan dengan KH. Hasyim Asy’ari dan para ulama Nahdlatul Ulama menyerukan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Delapan puluh satu tahun kemudian, peristiwa itu tetap menjadi pengingat tentang hubungan antara pengabdian keagamaan dan tanggung jawab kebangsaan.

Semangat menjaga negeri kini dapat dimaknai melalui ketekunan menuntut ilmu, pemeliharaan akhlak, kepedulian kepada sesama, dan upaya merawat persaudaraan. Bagi generasi santri di Papua, pesan tersebut menjadi ajakan untuk terus bertumbuh tanpa meninggalkan akar keislaman maupun kecintaan kepada Indonesia.

Sejalan dengan itu, Kementerian Agama menetapkan tema Hari Santri 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, yang menekankan peran santri sebagai generasi berkarakter, berilmu, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Tema ini selaras dengan pesan yang dibawa dari Lembah Baliem: cahaya ilmu dan kedamaian dapat dijaga serta disebarkan dari mana pun di Nusantara.

Kiranya peringatan Hari Santri menjadi penguat tekad untuk menghidupkan nilai keilmuan, pengabdian, dan persatuan. Semoga para santri senantiasa diberi keberkahan ilmu, kemuliaan akhlak, serta kesempatan membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan seluruh masyarakat. Aamiin.

Tulisan awal: Abu Syahmina — Catatan HSN 2026.

Rujukan sejarah dan tema resmi: Kementerian Agama RI (kemenag.go.id).