TIMIKA – Malam Jum'at, 27 Rajab 1447 H,
Masjid Al Fattaah yang berlokasi di BTN Bumi Kamoro Indah, Timika,
kembali menunjukkan eksistensinya sebagai “Masjid Pelopor Kebaikan”.
Mengusung tagline khas Masjid 3M (Mari Memakmurkan Masjid), pengurus
masjid sukses menyelenggarakan peringatan Isra’ Wal Mi’raj Nabi Muhammad SAW
27 Rajab 1447 H dengan penuh khidmat.
Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah
yang terdiri dari tokoh masyarakat, ibu-ibu Majelis Taklim, serta para remaja
masjid yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.
Hadir sebagai penceramah utama, Ustaz
Firdaus Amir, S.H., yang menjabat sebagai Wakil Ketua II FKUB Mimika
sekaligus Sekretaris Umum IK DMI Mimika. Dalam tausiyahnya, beliau
menekankan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar perjalanan
sejarah, melainkan momentum besar diterimanya perintah shalat lima waktu.
"Shalat adalah 'oleh-oleh'
istimewa yang diterima langsung oleh Rasulullah SAW dari Allah SWT untuk
umatnya. Ini adalah fondasi utama bagi setiap Muslim," ujar Ustaz Firdaus.
Ada hal menarik dalam ceramahnya, di mana
Ustaz Firdaus memberikan pesan khusus kepada para remaja masjid dan
generasi muda di lingkungan BTN Bumi Kamoro Indah. Beliau mengingatkan agar
kecanggihan teknologi tidak membuat pemuda lalai akan kewajiban agama.
Beliau mengimbau para remaja untuk mengurangi
intensitas bermain game online dan mengalihkan semangat tersebut untuk meramaikan
masjid serta menjaga kedisiplinan shalat lima waktu. Menurutnya, masa depan
bangsa dan agama ada di tangan pemuda yang memiliki kedekatan spiritual dengan
masjid.
Kegiatan ditutup dengan sesi ramah
tamah yang hangat. Tim Jumat Berkah Masjid Al Fattaah telah
menyiapkan hidangan spesial dengan menu-menu alami yang dinikmati bersama oleh
seluruh jamaah. Suasana kebersamaan ini mempererat tali silaturahmi antarwarga
di lingkungan perumahan tersebut.
"MasyaAllah, semoga kegiatan ini
menjadi pemantik semangat bagi kita semua untuk terus konsisten menjalankan 3M:
Mari Memakmurkan Masjid," ungkap salah satu pengurus masjid di sela-sela acara. (Syakir)










